Berkarier sebagai Volunteer

Keterlibatan sejumlah relawan asal Korea pada kegiatan Emergency Relief Kit Program yang dilaksanakan Jumat (6/8/10) di Jakarta International Korean School (JIKS) Ceger, Jakarta Timur, didasarkan atas kepedulian mereka terhadap Indonesia yang selalu mengalami bencana alam, terutama gempa bumi. Kegiatan sukarela ini ternyata juga dijadikan pilihan berkarier bagi para relawan. Na Yahoo, Manager of Social Worker POSCO-Korea, adalah salah satunya.

***

Baca lebih lanjut

Hanya Perlu 2 Kata: Perjuangan dan Ikhlas

Minggu (25/12) Persatuan Honorer Sekolah Negeri Indonesia (PHSNI) regional Jawa menggelar silaturahmi nasional di Magetan-Jawa Timur. Kegiatan silaturahmi nasional yang berlangsung selama kurang lebih dua jam berlangsung cukup meriah dan berhasil menyulutkan kembali semangat juang para honorer yang dinilai mulai pudar seiring dengan berkurangnya pergerakan organisasi dalam rangka mendapatkan hak mereka sebagai warga negara.

Baca lebih lanjut

Jilbab, How Amazing!

Menutup aurat merupakan suatu keharusan bagi wanita muslim, seperti yang diperintahkan oleh Allah SWT dalam surat An Nur ayat 31 dan Al Ahzab ayat 59. Perintah untuk menutup aurat ini kemudian diwujudkan dalam bentuk jilbab. Jilbab yang dalam Bahasa Arab diartikan sebagai pakaian terusan panjang menutupi seluruh badan, kecuali tangan, kaki dan wajah.

Pemakaian jilbab di Indonesia saat ini sudah kian menjamur. Tipe jilbabpun beragam, mulai dari jilbab lebar, jilbab gaul, hingga jilbab bercadar. Perempuan berjilbab juga tak kalah modisnya dengan yang tak berjilbab. Hal inilah yang membuat kawan Korea saya kagum dengan jilbab, walaupun ia non-muslim.

Baca lebih lanjut

Global Village Project: Share the Different between Culture

It’s been several months ago that I was involved in one of voluntary event with Korean youth volunteer, called Global Village Project in Pangalengan, Bandung. Interacted with the Korean youths for more than a week are unforgettable moments for me. Every day is always fun and found something new. It’s more than my expectation. Here, I learned the different habit and also the similar things between Indonesian and Korean. It’s called culture.

Baca lebih lanjut